Kesalahan-Kesalahan Yang Terjadi Di Bulan Ramadhan - Materi 6
![]() |
| Kabeldakwah.com |
Segala puji bagi Allah,
shalawat dan salam kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam.
Bulan Ramadhan adalah bulan yang mulia. Hendaknya kita kerjakan
ibadah dan amalan yang ada di dalamnya dengan sebaik mungkin dan sesuai dengan
tuntunan yang ada. Kerjakan apa yang diperintahkan oleh Allah dan RasulNya
sesuai dengan kemampuan kita. Kita teladani apa yang telah dicontohkan oleh Rasulullah
shalallahu ‘alaihi wassalam. Allah
berfirman,
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ
فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam itu suri teladan yang baik bagimu.” (QS. Al-Ahzab: 21)
Jangan sampai meremehkan
amalan-amalan yang diperintahkan. Kerjakan sekuat mungkin. Jangan sampai
kemalasan menyelimuti diri kita sehingga kita terlewat dari pahala yang begitu
luas yang ditawarkan di bulan yang begitu mulia ini. Namun sebaliknya, jangan
sampai karena “terlalu semangat” kemudian kita membuat amalan-amalan yang tidak
disyariatkan. Amalan yang tidak ada contohnya dari Rasulullah shalallahu
‘alaihi wassalam maka akan tertolak. Sebagaimana
sabda beliau:
مَنْ أَحْدَثَ فِي
أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ
“Barangsiapa yang
mengada-adakan sesuatu dalam urusan (agama) kami ini yang bukan dari kami, maka
dia tertolak.” (HR. Bukhari no. 2697 dan Muslim no. 1718)
Banyak orang terjatuh
pada kesalahan karena minimnya ilmu yang dimiliki. Oleh sebab itu pada
kesempatan ini kita ingin memaparkan beberapa kesalahan yang umum dilakukan di
bulan Ramadhan.
Pertama: Bermalasan dan
Memperbanyak Tidur di Bulan Ramadhan
Bulan Ramadhan adalah
musim kebaikan, jangan sampai disia-siakan dengan kemalasan dan memperbanyak
tidur atau hal-hal yang tidak bermanfaat lainnya. Mari kita teladani
kesungguhan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam dan juga para salafush
shalih dalam beribadah di bulan Ramadhan. Rasulullah shalallahu ‘alaihi
wassalam di bulan Ramadhan memperbanyak ibadah baik dari sisi jenis maupun
jumlahnya. Beliau memperbanyak bersedekah, berbuat kebaikan, tilawah Al Qur’an,
shalat, dzikir dan juga i’tikaf di bulan Ramadhan. Bahkan Rasulullah shalallahu
‘alaihi wassalam dan para sahabat juga melakukan beberapa kali jihad
(peperangan) di bulan Ramadhan seperti perang Badar dan Fathu Mekah.
Kedua: Tradisi Selamatan
atau Amalan Lain yang Tidak Disyariatkan di Bulan Ramadhan
Berbahagia dengan
kedatangan bulan Ramadhan adalah hal yang baik. Tetapi jangan sampai melakukan
hal-hal yang tidak disyariatkan seperti mengadakan kenduri atau selamatan baik
menjelang atau di akhir bulan Ramadhan. Termasuk juga mengkhususkan ziarah kubur
menjelang Ramadhan. Termasuk amalan yang tidak disyariatkan juga adalah
melakukan ritual mandi besar (padusan) menjelang Ramadhan.
Ketiga: Menyegerakan
Sahur dan Mengakhirkan Berbuka
Di antara petunjuk
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam adalah menyegerakan berbuka dan
mengakhirkan sahur. Jangan sebaliknya. Beliau memberi petunjuk umatnya untuk
menyegerakan berbuka. Beliau bersabda,
لَا يَزَالُ النَّاسُ
بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ
“Manusia senantiasa dalam
kebaikan selama mereka menyegerakan dalam berbuka.” (HR Bukhari 1957 dan Muslim
1098)
Keempat: Berlebihan dalam
Berbuka dan Hal-Hal Lainnya
Puasa melatih kita untuk
makan dan minum sesuai dengan kebutuhan. Jangan malah sebaliknya, saat berbuka
berlebihan makan dan minum sehingga tidak sesuai dengan tujuan disyariatkannya
puasa.
Kelima: Lalai dari Hikmah
Puasa dan Mengotorinya dengan Perkataan dan Perbuatan Sia-Sia
Puasa tidak sekedar
menahan diri dari makan dan minum tetapi hendaknya juga diiringi dengan menahan
diri dari perkataan dan perbuatan yang sia-sia. Jangan sampai malah mengotori
puasa dengan banyak bicara dan melakukan perbuatan yang kotor. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam
bersabda,
مَنْ لَمْ يَدَعْ
قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ، فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِي أَنْ يَدَعَ
طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ
“Barangsiapa tidak
meninggalkan perkataan yang kotor dan berperilaku dengannya maka Allah tidak
membutuhkan mereka meninggalkan makanan dan minumannya.” (HR Bukhari 1903, dari
sahabat Abu Hurairah)
Keenam: Shalat Tarawih
dengan Tidak Tuma’ninah
Bersemangat dan
memperbanyak qiyamul lail atau shalat tarawih adalah hal yang sangat baik di
bulan Ramadhan. Tetapi jangan sampai seperti sebagian orang yang hanya sekedar
memperbanyak rakaat tetapi tidak menjalankan khusyuk dan tuma’ninah. Tuma’ninah
adalah salah satu rukun shalat, jika tidak terpenuhi maka tidak sah shalatnya.
Ketujuh: Tradisi Nuzulul
Qur’an
Ramadhan adalah syahrul
Qur’an (bulan Al Qur’an) di mana di dalamnya Al-Qur`an diturunkan. Rasulullah shalallahu
‘alaihi wassalam dan para salafush shalih juga banyak membaca Al-Qur`an di
bulan Ramadhan. Tetapi tidak ada perintah untuk mengadakan perayaan “nuzulul
Qur’an”. Sebagian orang hanya terjebak sekedar mengadakan perayaan ini atau itu
tetapi lalai dari hakekat sebenarnya. Merayakan nuzulul Qur’an tetapi lalai
dari membaca, mentadaburi dan juga mengamalkan Al Qur’an. Ini tentu tidak
sesuai dengan yang dicontohkan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam.
Kedelapan: Melalaikan
Amalan Setelah Ramadhan Berlalu
Ramadhan adalah musim
kebaikan dan melatih diri kita untuk terbiasa dengan amalan kebaikan baik itu
puasa, shalat atau yang lainnya. Jangan sampai seperti sebagian orang yang
tidak puasa atau shalat kecuali hanya di bulan Ramadhan saja. Ini tentu tidak sesuai
dengan yang diharapkan. Jangan sampai kebiasaan baik menjalankan ibadah di
bulan Ramadhan hilang begitu saja tanpa bekas. Allah
berfirman,
وَلَا تَكُونُوا
كَالَّتِي نَقَضَتْ غَزْلَهَا مِنْ بَعْدِ قُوَّةٍ أَنْكَاثًا
“Dan janganlah kamu
seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan
kuat, menjadi cerai berai kembali.” (QS. an-Nahl: 92)
Demikian ini diantara
kesalahan yang terjadi di bulan Ramadhan, semoga kita bisa menjauhinya. Amien.
Oleh: Ust. Dr. Abu Zakariya Sutrisno

Posting Komentar untuk "Kesalahan-Kesalahan Yang Terjadi Di Bulan Ramadhan - Materi 6"
Sebelumnya kami ucapkan Jazakumullahu Khairan atas tegur sapa antum semua di web Kabeldakwah.com ini.
==> Komentar Anda akan ditanggapi oleh Admin saat Aktif.