Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sabar Ditengah Musibah yang Menerpa - Khutbah Jum'at

Kabeldakwah.com

Sabar Ditengah Musibah yang Menerpa.Pdf

Oleh: Ust. Dr. Abu Zakariya Sutrisno

Khutbah Pertama:

الْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتُ، وَبِفَضْلِهِ تَتَنَزَّلُ الْخَيْرَاتُ وَالْبَرَكَاتُ، وَبِتَوْفِيْقِهِ تَتَحَقَّقُ الْمَقَاصِدُ وَالْغَايَاتُ

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن

 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا ﷲ حَقَّ تُقَاتِه وَلا تَمُوتُنَّ إِلا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ ( ال عمران : ١۰٢)

أَمَّا بَعْدُ :

Jama’ah ibadah Jum’ah yang dirahmati oleh Allah…

Yang pertama dan paling utama mari kita selalu besyukur pada Allah. Kita bersyukur atas seluruh nikmat yang telah Allah berikan kepada kita. Kemudian, sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah pada panutan kita, nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Tidak lupa melalui mimbar Jum’at yang mulia ini khatib mengingatkan diri khatib sendiri dan jama’ah sekalian untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى

“Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa.” (QS. Al-Baqarah: 197)

Kaum muslimin rahimakumullah…

🏷️ Beberapa waktu terakhir ini, negeri kita Indonesia kembali diuji dengan berbagai bencana alam: banjir yang merendam pemukiman, tanah longsor yang merenggut korban jiwa, gempa bumi yang merusak rumah dan tempat ibadah, gunung meletus yang mengganggu kehidupan banyak orang. Musibah-musibah ini menimbulkan kesedihan mendalam dan duka bagi saudara-saudara kita. Sebagai orang beriman, kita meyakini bahwa tidak satu pun musibah terjadi tanpa izin Allah . Allah berfirman:

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ

“Sungguh Kami akan menguji kalian dengan sedikit rasa takut, lapar, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 155)

🔖 Ayat ini menegaskan bahwa ujian adalah sunnatullah. Dunia bukan tempat balasan, melainkan tempat ujian. Oleh karena itu, musibah bukan tanda Allah membenci hamba-Nya, tetapi bisa menjadi cara Allah membersihkan dosa, mengangkat derajat, dan mengingatkan manusia agar kembali kepada-Nya. Allah menggambarkan sikap orang beriman ketika ditimpa musibah:

الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

“Yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata: Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn.” (QS. Al Baqarah: 156)

Kalimat ini mengandung makna yang sangat dalam: kita adalah milik Allah, dan kepada-Nya kita akan kembali. Apa pun yang kita miliki—harta, rumah, keluarga, bahkan nyawa—semuanya adalah titipan. Ketika Allah mengambilnya, maka itu adalah hak Allah sebagai Pemilik sejati.

Jama’ah rahimakumullah,

🔖 Sabar yang sejati bukan hanya setelah keadaan tenang, tetapi pada saat hati terguncang, air mata mengalir, dan keadaan terasa berat. Di situlah nilai kesabaran diuji. Rasulullah bersabda:

إِنَّ الصَّبْرَ عِنْدَ الصَّدْمَةِ الْأُولَى

«Sesungguhnya kesabaran itu ada pada saat pertama kali tertimpa musibah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

Jamaah sekalian,

Sabar bukan berarti pasrah tanpa usaha. Islam mengajarkan kita untuk:

📌• Sabar dalam hati, menerima takdir Allah

📌• Sabar dalam lisan, tidak mengeluh dan berprasangka buruk kepada Allah

📌• Sabar dalam perbuatan, tetap taat dan tidak melakukan maksiat

Di tengah bencana alam, sabar harus berjalan beriringan dengan ikhtiar dan kepedulian. Kita diminta untuk saling membantu, meringankan beban saudara-saudara kita, serta memperbaiki hubungan kita dengan Allah dan dengan sesama manusia. Orang yang gemar membantu orang lain, apalagi di tengah musibah, pasti Allah akan tolong dia. Rasulullah bersabda:

وَاللَّهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ

“Allah akan senantiasa menolong seorang hamba selama ia menolong saudaranya.” (HR Muslim)

Jama’ah rahimakumullah,

📖 Terjadinya musibah harusnya membuat kita juga merenung. Bisa jadi musibah itu datang karena akibat dari dosa, kemaksiatan atau kesalahan-kesalahan kita. Allah telah mengingatkan bahwa sebagian musibah dapat terjadi akibat perbuatan manusia sendiri:

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan oleh perbuatan tangan manusia.” (QS. Ar-Rūm: 41)

Ayat ini mengajarkan kita untuk bermuhasabah, menjaga alam, tidak merusaknya, dan tidak bersikap lalai terhadap amanah Allah sebagai khalifah di bumi.

Jamaah yang dirahmati Allah,

Mari kita hadapi bencana ini dengan kesabaran, keimanan, dan kepedulian, seraya memperbanyak doa dan taubat kepada Allah . Sekian yang dapat kami sampaikan pada khutbah pertama ini semoga bermanfaat. Semoga kita termasuk orang-orang yang bisa teguh diatas kesabaran dalam menghadapi musibah. Amien.

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرّحِيْمِ

 

Khutbah Kedua:

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Jama’ah ibadah Jum’ah yang semoga dirahmati oleh Allah…

Marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah . Ketahuilah bahwa balasan bagi orang yang sabar sangatlah besar. Allah berfirman:

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ

Sesungguhnya orang-orang yang sabar akan diberi pahala tanpa batas.” (QS. Az-Zumar: 10)

Di tengah bencana alam yang menimpa negeri kita, marilah kita:

• Bersabar dan bertawakal kepada Allah

• Saling tolong-menolong membantu korban bencana

• Memperbanyak doa, istighfar, dan sedekah

• Menjaga lingkungan sebagai amanah dari Allah

Marilah kita berdoa:

اللَّهُمَّ احْفَظْ بِلَادَنَا إِنْدُونِيسِيَا، وَارْفَعْ عَنَّا الْبَلَاءَ، وَارْحَمْ ضُعَفَاءَنَا، وَاجْعَلْنَا مِنَ الصَّابِرِينَ الشَّاكِرِينَ

 

Ya Allah, lindungilah negeri kami Indonesia, angkat musibah dari kami, rahmatilah saudara-saudara kami yang tertimpa bencana, dan jadikan kami termasuk hamba-hamba-Mu yang sabar dan bersyukur. Sekian khutbah yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat untuk kita. Mari kita tutup khutbah ini dengan sholawat dan doa.

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ

وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى نَبِيِّهِ مُحَمَّدٍ وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ اَلْعَالَمِينَ

KabeL DakwaH
KabeL DakwaH Owner Gudang Software Apa Saja (Ryzen Store), Jasa Pembuatan Barcode BBM, Jasa Pembuatan NPWP, Jasa Pembuatan Aplikasi Raport, Service Laptop, Melayani Se-Nusantara Indonesia. (Hub. via E-mail: erfanagusekd@gmail.com)

Posting Komentar untuk "Sabar Ditengah Musibah yang Menerpa - Khutbah Jum'at"