Menyelami Mutiara Hikmah Surah Ar-Rum Ayat 38 - Izzatullah Abduh
![]() |
| Kabeldakwah.com |
Tafsir QS Ar-Rum: 38
فَـَٔاتِ ذَا ٱلۡقُرۡبَىٰ
حَقَّهُۥ وَٱلۡمِسۡكِينَ وَٱبۡنَ ٱلسَّبِيلِۚ ذَٰلِكَ خَيۡرٞ
لِّلَّذِينَ يُرِيدُونَ وَجۡهَ ٱللَّهِۖ وَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُفۡلِحُونَ
"Maka berikanlah
haknya kepada kerabat dekat, juga kepada orang miskin dan orang-orang yang
dalam perjalanan. Itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang mencari keridaan
Allah. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung." [Surat Ar-Rum: 38]
Faedah ayat;
Diantara bentuk rasa syukurnya orang kaya adalah dengan mendermakan/menginfaqkan hartanya kepada orang yang membutuhkan.
Dan orang yang paling
berhak atau yang menjadi prioritas untuk menerima uluran tangannya adalah
karib-kerabat (keluarga yang memiliki hubungan rahim)
Mujahid dan Qotadah,
صِلَةُ الرَّحِمِ
فَرْضٌ مِنَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ
"Silaturahim (dengan
harta) merupakan kewajiban dari Allah."
Bahkan Mujahid menambahkan,
لَا تُقْبَلُ صَدَقَةٌ
مِنْ أَحَدٍ وَرَحِمُهُ مُحْتَاجَةٌ
"Tidak diterima
sedekah seseorang (yang ia berikan kepada orang lain), sedangkan ada kerabatnya
yang lebih membutuhkan."
Bahkan sedekah/berderma
kepada kerabat lebih utama daripada memerdekakan budak. Sebagaimana Nabi
shallallahu alaihi wasallam bersabda kepada Maymunah radiyallahu anha ketika ia
memerdekakan budaknya,
أَمَا إِنَّكِ لَوْ
أَعْطَيْتِهَا أَخْوَالَكِ كَانَ أَعْظَمَ لِأَجْرِكِ
"Adapun sekiranya engkau berikan budak
tersebut kepada pamanmu (supaya bisa
mengurusi keperluannya), maka sungguh itu jauh lebih besar pahalanya
untukmu." (HR. Bukhari-Muslim)
Artinya budak tersebut
tidak perlu dimerdekakan, tapi dihadiahkan saja kepada karib kerabat. Karena
yang demikian itu pahalanya lebih besar.
Bahkan dalam hadits yang
lain Nabi shallallahu alaihi wasallam memotivasi
الصدقةُ على المسكينِ
صدقةٌ وعلى ذي الرَّحِمِ ثِنْتَانِ صدقةٌ وصِلَةٌ
"Sedekahmu kepada
orang miskin, adalah sedekah. Sedangkan sedekah kepada kerabat adalah sedekah
dan silaturahim." (HR. Tirmidzi, Nasa'i, Ibnu Majah)
Yang pertama hanya
mengandung pahala sedekah saja. Sedangkan yang kedua mengandung pahala sedekah
dan silaturahim.
Hasan al Bashri berkata
tentang diantara hak kerabat,
الْمُوَاسَاةُ فِي
اليسر، وقول ميسور في العسر
"Mewujudkan
kepedulian (berempati) saat lapang/mampu (dengan memberikan bantuan nyata). Dan
ucapan lembut menenangkan saat sempit (tak mampu membantu)."
Memberi atau berbagi
harta lebih utama daripada menahan-nahan.
Dan itu sungguh jauh
lebih baik bagi orang yang benar-benar mengharapkan perjumpaan dengan Allah;
melihat wajahNya, dan bagi orang yang menginginkan keuntungan dunia-akhirat.
Semoga bermanfaat. Barakallahu
fiikum.
Ditulis oleh: Ust. Izzatullah
Abduh, M.Pd
Refrensi;
- Tafsir Qurtubi
- Tafsir Ibnu 'Asyur
- Mausu'ah Haditsiyah Duror Sanniyah

Posting Komentar untuk "Menyelami Mutiara Hikmah Surah Ar-Rum Ayat 38 - Izzatullah Abduh"
Sebelumnya kami ucapkan Jazakumullahu Khairan atas tegur sapa antum semua di web Kabeldakwah.com ini.
==> Komentar Anda akan ditanggapi oleh Admin saat Aktif.