Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Wanita Cantik Tiada Serinya

Kabeldakwah.com

Wanita cantik gak ada serinya, setiap zaman, setiap tempat selalu ada yang bikin mata terpesona.
Secantik apapun wanita jika sudah hidup bersamamu setiap hari, melihatnya, tidur bersamanya selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun, pasti akan terasa biasa saja.
Jika puncak kebahagiaan dan ketenangan hati diletakkan pada kecantikan fisik wanita, mengapa selingkuhan pria kebanyakan lebih "burik" dari istri sahnya?
Maka, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengajarkan kita (kaum laki-laki) utk banyak menundukkan pandangan, dan ketika memang tergoda dengan wanita lain yang gak sengaja dia lihat di jalan, hendaknya ia "mendatangi" istrinya.

Karena sensasinya bakal sama saja antara wanita yang membuat nafsunya tergoda dengan istri sahnya di rumah.

Bukankah dulu, sebelum kamu menikah sangat berhasrat mendampingi wanita yang sekarang menjadi istrimu?

Ingatlah momen itu dan bersyukurlah pada Allah yang telah mengizinkanmu menikahi wanita pilihanmu.

Saya jadi ingat nasehat dari salah seorang syaikh, beliau pernah berkata:
"Jika seluruh wanita cantik di dunia ini sudah kamu nikahi, dan dirimu masih belum bisa menundukkan pandangan, niscaya anjing telanjang di jalan pun akan membuat nafsumu bergejolak."
Semoga Allah menyelamatkan saya dan kita semua dari fitnah syahwat dan syubhat.

Oleh: Ust. Muhammad Faizar di IG Beliau

Wanita cantik memang menjadi daya tarik tersendiri, dan seringkali kita mendengar ungkapan bahwa "wanita cantik tiada serinya." Pernyataan ini mencerminkan pandangan umum bahwa keindahan wanita tidak hanya terletak pada penampilan fisiknya, tetapi juga pada keunikan serta keanggunannya yang sulit untuk disaingi.

Dalam setiap zaman dan tempat, selalu ada kecantikan yang mampu membuat mata terpesona. Namun, di balik keindahan tersebut, ada pelajaran berharga yang dapat diambil. Terlalu fokus pada kecantikan fisik saja mungkin akan membuat kebahagiaan dan ketenangan hati menjadi terpinggirkan.

Seberapa cantik pun seorang wanita, jika kita harus hidup bersamanya setiap hari, melihatnya, tidur bersamanya selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, pasti akan ada momen di mana kebiasaan membuat keindahan itu terasa biasa saja. Ini mengingatkan kita pada pentingnya menempatkan nilai pada aspek-aspek lain dalam sebuah hubungan, seperti kejujuran, kesetiaan, dan kebersamaan.

Pertanyaan menarik muncul: Jika puncak kebahagiaan dan ketenangan hati diletakkan pada kecantikan fisik wanita, mengapa banyak pria selingkuh dengan wanita yang mungkin dianggap "kurang cantik" daripada istri sah mereka? Fenomena ini sering kali menjadi bahan perbincangan dan mengundang pertanyaan tentang esensi kebahagiaan dalam sebuah hubungan.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah memberikan petunjuk bijak bagi kaum laki-laki dalam menghadapi godaan melalui pandangan. Beliau mengajarkan untuk banyak menundukkan pandangan, dan jika tergoda dengan wanita lain, hendaknya segera mendatangi istrinya. Hal ini mengingatkan kita bahwa sensasi yang muncul ketika tergoda oleh kecantikan fisik seorang wanita seharusnya dapat ditemui dalam hubungan sah yang telah dibangun.

Momen-momen sebelum menikah, ketika kita sangat berhasrat mendampingi wanita yang kini menjadi istrimu, seharusnya menjadi landasan dalam membangun kebahagiaan pernikahan. Ingatlah bahwa kecantikan yang sesungguhnya bukan hanya terlihat dari fisik semata, tetapi juga dari kedalaman hati, kesetiaan, dan keterlibatan aktif dalam membangun hubungan yang berarti.

Sebuah nasehat dari seorang syaikh menjadi pemikiran yang patut dipertimbangkan. "Jika seluruh wanita cantik di dunia ini sudah kamu nikahi, dan dirimu masih belum bisa menundukkan pandangan, niscaya anjing telanjang di jalan pun akan membuat nafsumu bergejolak." Kata-kata ini mengajarkan bahwa kekuatan untuk menundukkan pandangan tidak hanya tergantung pada penampilan fisik wanita, tetapi pada kontrol diri yang kuat dan kepekaan terhadap nilai-nilai spiritual.

Semoga kita semua dapat diselamatkan dari fitnah syahwat dan syubhat. Menempatkan nilai pada kecantikan yang bersifat relatif dan sementara dapat membuat kita terjebak dalam perangkap dunia yang fana. Sebaliknya, mengejar kebahagiaan yang lebih mendalam dan abadi melalui hubungan yang dibangun di atas kejujuran, kesetiaan, dan kebersamaan akan membawa kita pada pemahaman bahwa wanita cantik memang istimewa, tetapi keistimewaan yang sejati terletak pada kebersamaan yang membawa kebahagiaan dan ketenangan hati sejati.

Posting Komentar untuk "Wanita Cantik Tiada Serinya"