Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hati-Hati Dalam Bicara Wahai Buya Arrazy Hasyim

Tulisan ini kami arahkan pada ust kiyai Buya Dr. Arrazy Hasyim, M.Fils yang baru-baru ini viral terkait dengan ceramah-ceramahnya.

Buya Razi Hasyim adalah sosok anak muda baru muncul dan Semangat dalam BERDAKWAH dengan gaya CERAMAH mengkritik SALAFI dengan tuduhan WAHABI, secara liar ia menyerang dan mencela salafi dengan tanpa  mempelajari terlebih dahulu perkaranya dari sumber dakwah salaf yang mulia.

Buya Arrazy Hasyim tergolong sangat muda dan terlalu dini kemunculannya dalam dakwah ummat secara luas, justru ia malah bagaikan duri dalam dunia Dakwah, sama halnya dengan pendekar aswaja Kiyai Idrus Ramli. Mereka sekilas nampak ahli dalam Ilmu Agama Islam, ahli dalam akidah, ahli dalam hadits, akan tetapi  inilah sebenar-benar perusak Dunia DAKWAH yang sudah rapi indah dan damai Sesama Ahlussunah Wal Jama’ah.

Baca Juga: Paham Asya'iroh (Asy 'Ariyyah) adalah Cucu Paham Jahmiyyah

Metode DAKWAH nya sangat  buruk dan kasar, di hiasi gaya bahasa jaman ini yang melebihi cara orang orang yang ia tuduh wahabi. Setiap nampak berbau salafi, ia langsung tembak dengan TUDUHAN-TUDUHAN yang bathil. Sangatlah wajar kalau buya Arrazy Hasyim demikian, kerena DAKWAH salaflah yang sangat nampak membantah ilmu yang di pelajari buya hasyim, diantaranya adalah Ilmu Filsafat dan Tashawwuf. Maka ia yang masih muda dan sedang semangat-semangatnya langsung main  hajar dengan pelor Filsafat dan Shufiyyahnya yang kebablasan.

Dia Buya Arrazy Hasyim menuduh para pendakwah salaf ini sebagai orang-orang yang:

ü  Haus darah

ü  Suka Mengkafirkan

ü  Memecah belah umat

ü  TIDAK ahli dalam Dakwah

ü  Suka Membid’ahkan

ü  Benci karomah ulama

ü  Tidak bersholawat pada Nabi

ü  Membenci para habib

ü  Dan lain-lain yang masih banyak lagi.

 

Kami katakan kepada Anda Wahai Buya:

قُلۡ هَاتُوۡا بُرۡهَانَکُمۡ اِنۡ کُنۡتُمۡ صٰدِقِيۡنَ

“Tunjukkan bukti kebenaranmu jika kamu orang yang benar." (QS. Al Baqarah: 111)

Wahai Buya Hasyim..! Datangkanlah bukti kebenaran ucapan/ tuduhanmu jika kamu orang yang benar !!!

Anda dan yang semisalnya akan dimintai pertanyaan kelak atas huru-hara pernyataan keji dan  dusta yang anda ucapkan.

Semua yang terlibat dalam DAKWAH SUNNAH,  Dakwah salaf serta pengikutnya di pimpin Oleh baginda Yang mulia (Muhammad Shollallahu ‘alaihi wa sallam) dan seluruh ulama timur tengah dua kota suci dan negara sunni Dunia  akan menuntut kalian atas kebohongan FITNAH keji yang anda sebarkan termasuk juga Idrus Ramli yang bangga di anggap sebagai Pendekar Aswaja. Jika perilaku dan dakwah mereka berdua seperti itu, maka tidak layak disebut pendekar aswaja namun tepatnya adalah pendekar pemborong kedustaan alias hoax.

DAKWAH ini Agama Allah, Amaliah para Nabi dan para Rasul, Maka jangan coba-coba menggunakan konten dusta apalagi memaksakan diri membuat TUDUHAN.  Dakwah itu harus jelas serta menggunakan referensi yang jujur, bukan asal tarik bawa ke meja lalu dibaca di depan kemera. Ini Adalah bahaya dan membawa pada penyesalan, itupun kalau anda Tidak malu minta maaf dan bertaubat kepada Allah dan Kaum Muslimin yang anda tuduh.

Baca Juga: At Tafwiidh - Aqidah Ahlussunnah wal Jama'ah (Menyerahkan Maknanya kepada Allah)

Ilmu Filsafat dan Tashawwuf yang anda pelajari. Itu merupakan ilmu yang  sangat jelas menyimpang, buktinya banyak. Silahkan dapat anda baca keterangan dari para ulama Seperti Imam Syafi'i, Ibnu taimiyah, Imam adz Dzahabi, Yahya bin Ma'in, Ibnu Katsir, Ibnu Al Qayyim Ibnul Arabi al Maliki, ibnu rojab al Hambali, baca juga darah hitam Tashawwuf Syaikh Dr Ihsan ilahi zhohir dll, semua mereka membantah keras tentang kedua ilmu tersebut di atas.

من تصوف تزندق

Barang Siapa yang belajar/ mengamalkan tashawuuf maka ia Zindiq

أساس التصوف الكسل

Dasar pokok tashawwuf Adalah sikap malas (Imam Syafi'i)

 

Malas maksudnya adalah  kemalasan belajar atsar hadits-hadits Nabi dan sejarah beragamnya para salaf, kecendrungan mereka hanya pada kisah kisah isro’iliyat saja, cerita-cerita Dalam kitab karoomat, mereka adalah kaum yang suka bercerita tentang wali-wali buatan dan karoomat dusta.

Baca Juga Artikel Lainnya: Kami Diam Bukan Berarti Kami Takut

Hati Hati wahai Buya Arrazy Hasyim, janganlah terlalu bebas berbicara dan angkat Suara dalam menjawab hal hal yang anda masih bodoh di dalamnya. Termasuk saat anda berbicara tentang HAMAS di Palestina, Sungguh nampak jelas bahwa anda Tidak paham Kondisi dan sejarahnya.

Bertaubatlah dan renungi baik-baik bagaimana Isi Surat Cinta Ust. al Faadhil Abdullah al Khodrami dari kota malang alumni majlis  Unaizah Qasim KSA.

Penulis: Abu Naadir Alby Zen

Kekerda Aikmel Lotim NTB

Editor: Ahmadi As-Sambasy

Cilacap – Jawa Tengah

Posting Komentar untuk "Hati-Hati Dalam Bicara Wahai Buya Arrazy Hasyim"