Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

BETAPA SABARNYA MEREKA (Salafus Sholih)




(1). Ali bin Abi Thalib رضي الله عنه dicaci-maki oleh seseorang. Kemudian Ali memberikan baju yang dia kenakan bergaris-garis kepada orang itu. Dan dia juga menyuruh seseorang memberikan uang 1000 dirham kepadanya.

 

(2). Ibnu Abbas رضي الله عنه dicaci maki oleh seseorang. Setelah selesai Ibnu Abbas pun berkata: "Wahai Ikrimah! Apakah orang ini membutuhkan sesuatu yang dapat engkau penuhi?" Orang itu langsung menundukkan kepalanya dan malu.

 

(3). Ahnaf bin Qois رحمه الله pernah dicaci maki oleh seseorang, tetapi Ahnaf pun tetap diam saja. Maka orang itu mengulangi lagi makiannya, tetapi Ahnaf tetap diam saja. Lalu orang itu berkata: "Sialan! Tiada yang menghalanginya untuk menjawab makianku selain kehinaanku di matanya" (Shalaahul Ummah fii 'Uluwwil Himmah V/253-272 oleh Sayyid Husain al-'Afaani)

 

(4). Syaikh Ahmad Syakir رحمه الله berkata:

وليعلم كل من لا يعلم ! أن السفهاء في الدنيا كثير، فإذا كان يغضب لكل سفاهة من سفيه؛ فإن شقاءه سيطول بغضبه، فدع السفهاء وليقولوا ما شاؤوا، وكن أنت ضنينا بكرامتك؛ فإنها أعز وأغلى من أن تبذل على الألسنة

"Hendaknya setiap orang yang belum tahu mengetahui! Bahwa orang-orang bodoh di dunia ini banyak sekali. Maka jika seorang itu marah terhadap setiap orang yang bodoh karena kebodohannya, maka sesungguhnya kesengsaraannya akan berkepanjangan dengan kemarahannya. Maka tinggalkanlah orang-orang bodoh itu, dan biarkan mereka berkata apapun yang mereka mau. Jadilah engkau seorang yang tidak mempedulikan mereka dengan kemuliaanmu, karena hal itu lebih mulia dan lebih berharga, daripada engkau melontarkan ucapan-ucapan kepada mereka" (Majmuu' al-Maqaalaat I/579)

 

 Oleh: Ustadz Najmi Umar Bakkar


Posting Komentar untuk "BETAPA SABARNYA MEREKA (Salafus Sholih)"