Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tujuh Prinsip Ukhuwah Islamiyah

Kabeldakwah.com

Oleh: Dr. Risman Muchtar, M.Si

Ukhuwah Islamiyah merupakan bagian integral dari syariat Islam yang bersifat qath’iy, sebagaimana ditegaskan dalam firman Allah SUBHANAHU WA TA’ALA (QS. Al-Hujurat: 10). Ayat ini menegaskan bahwa persaudaraan iman bukan sekadar nilai etis, tetapi kewajiban teologis yang menuntut implementasi nyata dalam kehidupan umat.

Namun dalam praktiknya, ukhuwah sering tergerus oleh perbedaan-perbedaan furu’iyah (cabang) yang bersifat zhanniy, sehingga terjadi paradoks: perkara cabang dipertahankan secara keras, sementara prinsip persaudaraan justru diabaikan.

Untuk itu, diperlukan prinsip-prinsip operasional sebagai landasan praksis dalam membangun ukhuwah Islamiyah:

1. Bersatu dalam Aqidah (الاتحاد في العقيدة)

Persatuan umat Islam harus bertumpu pada tauhid sebagai fondasi utama. Aqidah menjadi titik temu yang tidak boleh diperselisihkan.

Allah SUBHANAHU WA TA’ALA berfirman:

“Dan berpegang teguhlah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah...” (QS. Ali Imran: 103)

Maknanya, selama seseorang masih berada dalam lingkup iman, maka ia termasuk bagian dari ukhuwah yang wajib dijaga, meskipun berbeda dalam aspek cabang.

2. Berjamaah dalam Ibadah (الجماعة في العبادة)

Ibadah dalam Islam banyak yang dianjurkan bahkan diwajibkan secara berjamaah, seperti shalat Jumat dan haji.

Rasulullah SHOLLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM bersabda:

“Shalat berjamaah lebih utama daripada shalat sendirian dengan dua puluh tujuh derajat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ini menunjukkan bahwa dimensi kolektif dalam ibadah memperkuat ukhuwah dan mengikis individualisme.

3. Tasamuh dalam Khilafiyah (التسامح في الخلاف)

Perbedaan dalam masalah ijtihadiyah adalah keniscayaan dalam Islam. Oleh karena itu, sikap toleransi (tasamuh) menjadi kunci.

Para ulama seperti Imam Al-Shafi’i mencontohkan sikap ini dengan berkata:

“Pendapatku benar tapi mungkin salah, dan pendapat orang lain salah tapi mungkin benar.”

Prinsip ini menegaskan bahwa perbedaan bukan untuk dipertentangkan, tetapi dikelola dengan hikmah.

4. Ihsan dalam Bermujadalah (الإحسان في المجادلة)

Dialog dan perdebatan harus dilakukan dengan cara terbaik (ihsan), bukan dengan emosi atau permusuhan.

Allah SUBHANAHU WA TA’ALA berfirman:

“Dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang paling baik...” (QS. An-Nahl: 125)

Ini menuntut etika diskusi: objektif, santun, dan berorientasi pada kebenaran, bukan kemenangan.

5. Fathanah dalam Bersiyasah (الفطانة في السياسة)

Kecerdasan dalam menyikapi persoalan sosial-politik sangat penting agar umat tidak mudah terpecah.

Sikap ini menuntut:

- Kedewasaan membaca realitas

- Tidak mudah terprovokasi

- Mengutamakan maslahat umat

Dalam konteks ini, ukhuwah harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan politik.

6. Santun dalam Bermuamalah (الرفق في المعاملة)

Interaksi sosial antar sesama muslim harus dilandasi kelembutan dan akhlak mulia.

Rasulullah SHOLLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM bersabda:

“Sesungguhnya Allah itu Maha Lembut dan mencintai kelembutan...” (HR. Muslim)

Akhlak yang santun menjadi perekat ukhuwah yang seringkali lebih efektif daripada argumentasi.

7. Kerjasama dalam Berdakwah (التعاون في الدعوة)

Dakwah adalah tanggung jawab bersama umat Islam. Kerjasama dalam dakwah memperkuat persatuan dan memperluas manfaat.

Allah SUBHANAHU WA TA’ALA berfirman:

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan takwa...” (QS. Al-Ma’idah: 2)

Kolaborasi lintas kelompok dan organisasi menjadi kebutuhan strategis untuk menghadapi tantangan umat.

Penutup

Ketujuh prinsip ini menunjukkan bahwa ukhuwah Islamiyah bukan sekadar konsep normatif, tetapi sebuah sistem nilai yang operasional.

Jika prinsip-prinsip ini dijalankan secara konsisten, maka:

- Perbedaan tidak akan menjadi sumber konflik

- Persatuan umat dapat terjaga

- Dakwah Islam menjadi lebih efektif dan berkemajuan

Sebaliknya, mengabaikan ukhuwah berarti mengabaikan salah satu pilar utama syariat Islam itu sendiri.

Nashrun Minallahi Wafathun Qarieb.

KabeL DakwaH
KabeL DakwaH Owner Gudang Software Apa Saja (Ryzen Store), Jasa Pembuatan Barcode BBM, Jasa Pembuatan NPWP, Jasa Pembuatan Aplikasi Raport, Service Laptop, Melayani Se-Nusantara Indonesia. (Hub. via E-mail: erfanagusekd@gmail.com)

Posting Komentar untuk "Tujuh Prinsip Ukhuwah Islamiyah"