Menghidupkan Ramadhan Bersama Keluarga - Materi 15
![]() |
| Kabeldakwah.com |
Ramadhan adalah musim
kebaikan, hendaknya kita bersemangat mengisinya dengan berbagai amal kebaikan.
Selain itu hendaknya kita juga berusaha mengajak orang-orang yang terdekat kita
terutama keluarga untuk menghidupkan Ramadhan.
Orang yang beriman tidak boleh “egois” dalam kebaikan. Dia tidak boleh sekedar memikirkan dirinya untuk melakukan kebaikan. Dia juga harus berusaha mengajak orang lain untuk melakukan kebaikan dan menjauhi keburukan. Terutama orang-orang yang terdekat, baik itu anak, istri atau orang tua.
Allah berfirman:
يَا
أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَاراً
“Hai orang-orang yang
beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” (QS Tahrim: 6)
Dalam ayat ini Allah
memerintahkan kita untuk menjaga diri kita dan keluarga kita dari api neraka.
Untuk menjaga diri kita dan keluarga kita dari api neraka maka kita harus
mengajak mereka melakukan amal kebaikan dan juga meninggalkan keburukan. Kita
ajak mereka untuk mendirikan sholat, zakat, puasa dan amalan kebaikan lainnya
sesuai dengan kemampuan. Jangan sampai apatis atau tidak peduli sama sekali
jika ada dari anggota keluarga kita atau orang dekat kita lalai dari amal
kebaikan atau terjatuh dalam sebuah kesalahan.
Dalam sebuah firmanNya,
Allah memuji Nabi Isma’il ‘alaihis salam karena beliau senantiasa mengajak
keluarganya untuk shalat, zakat dan juga amalan kebaikan lainnya. Allah
berfirman:
وَكَانَ
يَأْمُرُ أَهْلَهُ بِالصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ وَكَانَ عِندَ رَبِّهِ مَرْضِيّاً
“Dan ia menyuruh ahlinya
untuk bersembahyang dan menunaikan zakat, dan ia adalah seorang yang diridhai
di sisi Tuhannya.” (QS Maryam: 55)
Mengajak atau
memerintahkan keluarga untuk melakukan amal kebaikan mungkin tidak selalu
mudah. Kita harus bersabar dan berusaha melakukan yang terbaik. Kita harus
berusaha bersungguh-sungguh apalagi dalam ibadah yang sangat penting seperti
shalat. Allah berfirman,
وَأْمُرْ
أَهْلَكَ بِالصَّلَاةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا
“Dan perintahkanlah
kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya.”
(QS. Thaha: 132)
Di bulan Ramadhan yang
mulia ini mari kita berusaha ajak keluarga untuk menghidupkannya. Kita ajak dan
ajari mereka untuk mengerjakan puasa, melakukan qiyamul lail, membaca al Qur’an
dan amal-amal yang lainnya. Untuk memotivasi dan juga menghidupkan nuansa
kebersamaan maka kita bisa membuat program-program bersama keluarga kita
seperti sahur dan buka puasa bareng, shalat tarawih, mengaji al Qur’an bareng
dan lainnya. Anak-anak juga diajari untuk menunaikan puasa sesuai dengan
kemampuan meskipun mereka belum baligh. Hal ini untuk membiasakan untuk
melakukan amal kebaikan.
Kita juga bisa ajak
mereka untuk membuat hidangan buka puasa untuk dibagikan ke tetangga atau
orang-orang terdekat. Tidak mengapa pula kita membuat kegiatan-kegiatan yang
sifatnya mubah untuk lebih memeriahkan dan membuat bulan Ramadhan semakin
berkesan seperti menghias rumah, membuat lomba keislaman sederhana untuk
anggota keluarga dan lainnya. Kita juga bisa mengatur jadwal dan membagi tugas
untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan rumah agar masing-masing bisa
mengoptimalkan waktu untuk beribadah dan amal kebaikan yang lainnya.
Semoga Allah memudahkan
diri kita dan keluarga untuk melakukan amal kebaikan, terutama di bulan
Ramadhan yang mulia ini. Amiien.
Oleh: Ust. Dr. Abu
Zakaria Sutrisno

Posting Komentar untuk "Menghidupkan Ramadhan Bersama Keluarga - Materi 15"
Sebelumnya kami ucapkan Jazakumullahu Khairan atas tegur sapa antum semua di web Kabeldakwah.com ini.
==> Komentar Anda akan ditanggapi oleh Admin saat Aktif.