Ihsan dan Keutamaannya - Materi 13
![]() |
| Kabeldakwah.com |
Segala puji bagi Allah,
shalawat dan salam kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam.
Salah satu hikmah penting
lainnya dari berpuasa dan ibadah di bulan Ramadhan adalah dapat mencapai
derajat ihsan atau menjadi pribadi yang muhsin. Ihsan adalah derajat keislaman
yang paling tinggi, setelah Islam dan Iman.
Hanya Allah dan diri
orang yang berpuasa sendiri yang mengetahui persis kondisinya ketika berpuasa.
Andaikata mereka makan atau minum di tempat yang tersembunyi maka tidak ada
orang lain yang mengetahui. Karena hal inilah Allah mengkhususkan puasa untuk diri-Nya
dan menjanjikan pahala yang besar.
كُلُّ
عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ، إِلَّا الصِّيَامَ، فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ
“Seluruh amalan bani Adam adalah baginya kecuali puasa. Sesungguhnya puasa adalah bagi-Ku dan Saya yang akan memberinya pahala.” (HR. Bukhari 1904 dan Muslim 1151)
Puasa mengajarkan sifat
ihsan dan juga muraqabatullah (selalu merasa diawasi oleh Allah). Orang muhsin
(yang berbuat ihsan) beribadah hanya semata-mata karena Allah dan dia akan
melakukan ibadah itu dengan sebaik-baiknya karena merasa diawasi oleh Allah.
Keutamaan Ihsan
Ihsan adalah tingkatan
agama yang tertinggi setelah Islam dan Iman. Sebagaimana disebutkan dalam
hadits Jibril. Saat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam ditanya tentang arti
Ihsan beliau menjawab:
أَنْ
تَعْبُدَ اللَّهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ
“Kamu menyembah Allah
seakan-akan kamu melihat-Nya, maka jika kamu tidak melihat-Nya maka
sesungguhnya Dia melihatmu.” (HR. Muslim 102)
Orang yang muhsin selalu
berusaha melakukan yang terbaik, baik dalam ibadah kepada Allah maupun dalam muammalah
dengan makhluk lainnya karena dia sadar betul bahwa Allah selalu mengawasi.
Syaikh Abdurrahman as Sa’di rahimahullah menjelaskan bahwa ihsan mencakup dua
macam: (1) ihsan dalam beribadah kepada Allah dan (2) ihsan dalam menunaikan
hak sesama makhluk. Ihsan dalam beribadah kepada Allah maknanya beribadah
kepada Allah seolah-olah melihat-Nya atau merasa diawasi oleh-Nya. Sedangkan
ihsan terhadap makhluk adalah dengan menunaikan hak-hak mereka. (Bahjatu
Qulubil Abraar)
Allah mencintai
orang-orang yang berbuat ihsan. Allah berfirman,
وَأَحْسِنُوا۟
ۛ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلْمُحْسِنِينَ
“Berbuat baiklah, karena
sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al Baqarah:
195)
Allah memerintahkan
manusia untuk berbuat ihsan kepada kedua orang tuanya, kerabat, tetangga, dan
yang lainnya. Allah berfirman yang artinya, “Sembahlah Allah dan janganlah kamu
mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa,
karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan
tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu.
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan
membangga-banggakan diri.” (QS. An Nisa’: 36)
Suatu hari ada seorang salafush
shalih yang sangat marah terhadap budaknya dan sudah bertekad untuk
menghukumnya. Si budak kemudian mengatakan (mengutip QS. Ali Imran 134), “Dan
orang-orang yang menahan amarahnya”. Orang tersebut kemudian mengatakan, “Saya
tahan amarahku.” Si budak melanjutkan, “Yang memaafkan orang lain.” Orang
tersebut mengatakan, “Saya maafkan kamu.” Si budak berkata lagi, “Dan Allah
mencintai orang-orang yang berbuat kebajikan.” Orang tersebut pun mengatakan,
“Pergilah, kamu merdeka demi wajah Allah ta’ala!” Ini adalah contoh sikap ihsan
yang luar biasa. Dia tidak sekedar menahan amarahnya tetapi juga memaafkan dan
bahkan memerdekakan budaknya.
Mari kita gunakan momen
Ramadhan ini untuk menjadi pribadi-pribadi muhsinin yang beribadah semata-mata
hanya karena mengharap ridha Allah dan juga melakukan amal kebaikan untuk
membantu orang lain baik dengan perbuatan, harta atau yang lainnya.
Oleh: Ust. Dr. Abu
Zakaria Sutrisno

Posting Komentar untuk "Ihsan dan Keutamaannya - Materi 13"
Sebelumnya kami ucapkan Jazakumullahu Khairan atas tegur sapa antum semua di web Kabeldakwah.com ini.
==> Komentar Anda akan ditanggapi oleh Admin saat Aktif.