Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sekilas Tentang Al Habib Mohsen bin Aly Al Habsyi

 

"Kalo antum mau meyakini sesuatu dalam pembahasan Asma' Wa Shifat, maka yang paling pertama antum fahami bahwa Keyakinan yang antum pilih itu adalah Hujjah antum kepada Allah di Akhirat kelak, bukan Hujjah kepada Manusia. makanya antum bertengkar terus."

Demikian 1 Nasehat emas dari Al Habib Mohsen bin Aly Al Habsyi, Cucu Guru tua. Pendiri Al Khairaat di Lembah Palu ini tadi malam saat kami silaturahmi di Kediaman beliau.



Beliau dulu sempat belajar di sebuah Hauzah di Qom, Iran selama 2 Tahun di Tahun 1976, lalu menyusul pula Umar Shahab yg nantinya akan jadi Ketua Umum ABI Pusat.

2 Tahun di Qom beliau pindah ke Madinah dan Kuliah di Universitas Islam Madinah sampai selesai di Tahun 1981.

Selesai di Madinah beliau pulang ke Lembah Palu dan Berdakwah melanjutkan Amanah Datuknya Habib Idrus Rahimahullah yg lebih di kenal dengan sebutan Guru Tua.

Tapi ada yang beda pada diri beliau di Banding para pembesar Al Khairaat lainnya.bahwa beliau sangat getol menghantam Syi'ah. dan memang beliau punya ilmunya, beliau dalami langsung ajaran syi'ah melalui para Marja'nya langsung di pusat ilmunya. Qom, Iran.

Jadi Kalo di Jakarta ada Ust Farid Okbah, di Makassar ada Ust Sa'id samad, maka di Bumi Tadulako ini ada Al Habib Mohsen bi Aly Al Habsy.

Dalam Kunjungan Kami semalam ke Kediaman beliau, beliau cerita bahwa pernah Alwi Shihab (Kakak dari Dr Quraisy Syihab) menulis di Koran bahwa Syi'ah itu sama dengan Madzhab2 Muktabar lainnya di Indonesia. Habib Mohsen lalu memanggil Wartawan itu lalu meminta untuk mewawancarainya terkait tulisan Alwi Shihab di Surat Kabar dan harus di terbitkan esok harinya. trus terbit Maka Ributlah.

Bbrp hari Kemudian Umar Shahab menghubungi membujuknya agar memberi Klarifikasi. Tapi beliau berkata kpd murid2 Umar shahab yg hadir disitu saat itu.

"Ente ente atur jadwal dan tempatnya saya debat dengan Ustadz ente ini tentang Syi'ah, Kalo saya kalah saya akan kasih ustadz ente 100 juta rupiah.!"

Tapi tidak ada tanggapan dari Umar shahab sampai hari ini.

tiap beliau keluar ke Jakarta, Makassar atau kemanapun. beliau selalu mencari habib2 yg terindikasi Syi'ah utk di ajak dialog. seolah dakwah beliau memang lebih banyak untuk mengcounter pemikiran syi'ah di Negri ini.

Waktu Ust Khalid Basalamah di tolak di Palu kemarin, Anak beliau Habib Shadiq yg paling ribut bersuara bhw di balik penolakan itu ada orang2 syi'ah yg bermain. Habib Shadiq di intimidasi dan diancam mau di laporkan ke Polisi. Abanya Shadiq (HabibMohsen) berkata:

"lanjutkan trus shadiq, hantam trus. Kalo kau di proses.bilang Abaku habib mohsen yang suruh !"

Disebuah mesjid beliau berpidato dan berkata "Kalo ada Ulama' yang mengatakan syi'ah tidak sesat maka Ulama' itu adalah Ulama Su' !"

Ribut lagi. ada Keluarga Ulama' yang tersinggung dan mendatangi beliau, tapi dengan santuy beliau berkata "ini ajaran datuk saya yang saya yakini dan saya dakwahkan. Kalo yang bukan syi'ah ndak usah tersinggung."

Waktu

Masih banyak sebenarnya mutiara2 nasehat dari beliau, tapi saya cukupkan saja sampai disini. Kalo mau lebih kenal dengan beliau Singa Al Khairaat maka InsyaAllah pekan depan beliau akan mengisi Kajian di Mesjid Imam Muslim. bagi yang mau bertanya lebih lanjut soal syi'ah silahkan hadir. Waktu dan tempat insyaAllah segera kami umumkan.

Sumber: FB Bang Fathul

Posting Komentar untuk "Sekilas Tentang Al Habib Mohsen bin Aly Al Habsyi"