Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Buruknya Orang Yang Bermuka Dua (Dzul-Wajhain)

 

Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda:

إنَّ شَرَّ النَّاسِ ذُو الوَجْهَيْنِ، الذي يَأْتي هَؤُلَاءِ بوَجْهٍ، وهَؤُلَاءِ بوَجْهٍ

"Seburuk-buruk manusia adalah dzul-wajhain (orang yang bermuka dua). Yaitu orang ketika di tengah sekelompok orang ia menampakkan suatu wajah, namun di tengah sekelompok orang lain ia menampakkan wajah yang lain". (HR. Bukhari no. 7179, Muslim no.2526)

Yang dimaksud dengan dzul-wajhain, dijelaskan oleh Bilal bin Sa'ad rahimahullah (seorang ulama tabi'in), beliau mengatakan:

لا تكن ذا وجهين ، وذا لسانين ,تظهر للناس ليحمدوك وقلبك فاجر

"Janganlah engkau menjadi orang yang punya dua wajah dan dua lisan. Engkau menampakkan hal-hal terpuji di depan orang-orang, padahal hatimu fajir (penuh kemaksiatan)". (Diriwayatkan oleh Ibnu Abid Dunya dalam Al Ikhlash wan Niyyah, no.25)

Dengan kata lain, dzul-wajhain adalah orang-orang munafik, baik nifaq i'tiqadi ataupun nifaq 'amali.

Wallaahu ta’ala a’lam.

️ Jadilah penyambung kebaikan dengan turut membagikan, Insyaa Allah akan menjadi ladang amal jariyah untuk diri Anda dan orang lain.

Posting Komentar untuk "Buruknya Orang Yang Bermuka Dua (Dzul-Wajhain)"