Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Nasib Orang yang hanya Berguru kepada Satu Guru



Dahulu Imam Ayyub As Sikhtiyani menyatakan:

إذا أردت أن تعرف خطأ معلمك فجالس غيره

Bila engkau hendak mengetahui kesalahan gurumu, maka hadirilah majlis ulama’ selainnya.

 

Sungguh nyata apa yang beliau ungkapkan. Orang-orang yang hanya atau baru belajar dari satu guru, apalagi yang mencukupkan diri dengan belajar kepada satu guru, heeeem kerengnya ketika ada perbedaan pendapat.

Seakan kebenaran hanya diketahui oleh gurunya, dan apapun dalilnya dan siapapun yang berpendapat, bila menyelisihi penjelasan gurunya maka dianggap salah, syubhat, minimal pendapatnya anak ingusan kemaren sore, atau yunior, sampaipun yang berpendapat itu  sekelas Ibnu Taimiyyah, Imam Syafii, bahkan para sahabat sekalipun.

Makanya kawan, beranikan diri anda untuk menimba ilmu, minimal hadirilah atau belajarlah kepada lebih dari satu guru, agar anda bisa lebih dewasa dalam memahami, menyikapi dan bertindak.

Semoga bermanfaat.

 

Ust. Dr. Arifin Badri, Lc. MA.


Posting Komentar untuk "Nasib Orang yang hanya Berguru kepada Satu Guru"