Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Akibat Tidak Paham Adab Kepada Allah


Al-Imam Ibnul-Qayyim Rahimahullah berkata: 


ﻭﻣﻦ اﻷﺩﺏ: ﻧﻬﻰ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ اﻟﻤﺼﻠﻲ: «ﺃﻥ ﻳﺮﻓﻊ ﺑﺼﺮﻩ ﺇﻟﻰ اﻟﺴﻤﺎء»


"Termasuk adab: Nabi shallallahu alaihi wa sallam melarang orang shalat mengangkat pandagannya ke langit."

Saya (Ibnul-Qayyim) mendengar Syaikhul-Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:


ﻫﺬا ﻣﻦ ﻛﻤﺎﻝ ﺃﺩﺏ اﻟﺼﻼﺓ: ﺃﻥ ﻳﻘﻒ اﻟﻌﺒﺪ ﺑﻴﻦ ﻳﺪﻱ ﺭﺑﻪ ﻣﻄﺮﻗﺎ، ﺧﺎﻓﻀﺎ ﻃﺮﻓﻪ ﺇﻟﻰ اﻷﺭﺽ، ﻭﻻ ﻳﺮﻓﻊ ﺑﺼﺮﻩ ﺇﻟﻰ ﻓﻮﻕ


"Ini termasuk  kesempurnaan adab dalam shalat: yaitu seorang hamba berdiri di hadapan Rabbnya; dia tundukkan pandangannya ke bumi dan tidak mengangkatnya ke atas."


Beliau (Syaikhul-Islam) berkata:


ﻭاﻟﺠﻬﻤﻴﺔ - ﻟﻤﺎ ﻟﻢ ﻳﻔﻘﻬﻮا ﻫﺬا اﻷﺩﺏ ﻭﻻ ﻋﺮﻓﻮﻩ - ﻇﻨﻮا ﺃﻥ ﻫﺬا ﺩﻟﻴﻞ ﺃﻥ اﻟﻠﻪ ﻟﻴﺲ ﻓﻮﻕ ﺳﻤﻮاﺗﻪ ﻋﻠﻰ ﻋﺮﺷﻪ. ﻛﻤﺎ ﺃﺧﺒﺮ ﺑﻪ ﻋﻦ ﻧﻔﺴﻪ. ﻭاﺗﻔﻘﺖ ﻋﻠﻴﻪ ﺭﺳﻠﻪ ﻭﺟﻤﻴﻊ ﺃﻫﻞ اﻟﺴﻨﺔ.


"Orang-orang jahmiyyah ketika mereka tidak memahami adab ini dan tidak mengetahuinya, mereka (justru) menganggap (hadits) ini sebagai dalil bahwasanya Allah bukan di atas langit di atas Arsy-Nya sebagaimana Allah kabarkan tentang diriNya dan disepakati semua Rasul dan semua Ahlussunnah."


ﻭﻫﺬا ﻣﻦ ﺟﻬﻠﻬﻢ.


Ini termasuk kebodohan mereka!

[Madarijus-Salikin: 2/364]


Perhatikan ucapan Syaikhul-Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah di atas!

Tidak paham adab kepada Allah bisa mengantarkan kepada salah paham terhadap dalil, lalu menjerumuskan kepada aqidah yang batil. 

Oleh: Abu Muhammad Pattawe 'Afahullahu anhu

Posting Komentar untuk " Akibat Tidak Paham Adab Kepada Allah "